Mencari Ridho Allah, Bukan Ridho Manusia

 Mencari ridho Allah (رِضَا اللَّه)

📖 1. Al-Qur’an – Mencari Ridho Allah

🔹 Surah Al-Baqarah ayat 207

Arab:

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ   ۗ

وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ

Artinya:

“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”

🔹 Surah At-Taubah ayat 72

Arab:

وَعَدَ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Artinya:

“Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan (akan mendapat) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai… dan keridhaan dari Allah itu lebih besar. Itulah kemenangan yang agung.”

🔹 Surah Al-Lail ayat 19–20

Arab:

وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَىٰ

إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَىٰ

Artinya:

“Padahal tidak ada seseorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya Yang Maha Tinggi.”

🔹 Surah Al-Insan ayat 8–9

Arab:

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

Artinya:

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. (Sambil berkata), ‘Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dan tidak pula ucapan terima kasih darimu.’”

📜 2. Hadits – Mencari Ridho Allah

🔹 Hadits tentang tujuan utama

Arab:

مَنْ الْتَمَسَ رِضَا اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَأَرْضَىٰ عَنْهُ النَّاسَ

Artinya:

“Barang siapa mencari keridhaan Allah meskipun dengan kemurkaan manusia, maka Allah akan ridha kepadanya dan membuat manusia ridha kepadanya.”

(HR. Tirmidzi)

🔹 Hadits tentang niat

Arab:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya:

“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

➡️ Ini menunjukkan bahwa amal yang bernilai adalah yang diniatkan untuk mencari ridho Allah.

Kesimpulan singkat

  • Mencari ridho Allah adalah tujuan tertinggi seorang mukmin.
  • Amal dinilai dari niatnya: apakah untuk Allah atau tidak.
  • Ridho Allah lebih besar dari semua kenikmatan dunia, bahkan lebih tinggi dari surga itu sendiri.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *